Karena keunikannya,
seorang bocah di pedalaman Kalimantan, menjadi sorotan dunia.
Betapa tidak, sekujur tubuh bocah bernama Muhammad Raihan ini, diselimuti rambut setinggi 3 inci dari kepala hingga kaki.
Tercatat, sejumlah media internasional, memberitakan tentang keunikan bocah tersebut.
Yang semakin mencengangkan, media internasional menyebut Raihan si Bocah serigala.
Kendati demikian, Raihan memutuskan untuk berhenti melakukan pengobatan terhadap kondisinya tersebut. Dia beralasan keunikan yang diperolehnya, merupakan anugerah dari Tuhan.
Di Desa Mamburung, Kalimantan Utara, tempat kediamannya, Raihan dianggap jelmaan Hanuman, salah satu dewa, dalam mitologi agama Hindu, gara-gara rambutnya yang tak biasa.
Faktanya, Raihan, yang tinggal bersama ibu dan empat
saudaranya, memang menderita penyakit sangat langka, yakni serigala sindrom.Betapa tidak, sekujur tubuh bocah bernama Muhammad Raihan ini, diselimuti rambut setinggi 3 inci dari kepala hingga kaki.
Tercatat, sejumlah media internasional, memberitakan tentang keunikan bocah tersebut.
Yang semakin mencengangkan, media internasional menyebut Raihan si Bocah serigala.
Kendati demikian, Raihan memutuskan untuk berhenti melakukan pengobatan terhadap kondisinya tersebut. Dia beralasan keunikan yang diperolehnya, merupakan anugerah dari Tuhan.
Di Desa Mamburung, Kalimantan Utara, tempat kediamannya, Raihan dianggap jelmaan Hanuman, salah satu dewa, dalam mitologi agama Hindu, gara-gara rambutnya yang tak biasa.
Kondisi ini menyebabkan tangan, kaki, punggung, dan perutnya, terbungkus rambut sangat lebat.
Meski warga desa menyebutnya sebagai jelmaan dewa Hindu, Raihan merupakan penganut agama Islam yang sangat taat.
Dia tidak terpengaruh dengan panggilan dari warga desa, dan menganggap dirinya hanyalah seorang anak biasa.
"Saya tidak peduli dengan perhatian khusus tersebut, atau sejumlah orang yang tertawakan kondisi saya. Kondisi ini saya anggap, sebagai anugerah dari Allah," tutur Raihan.
Raihan pun bercerita tentang penduduk dari desa lain yang rela datang jauh-jauh ke rumahnya demi melihat dirinya.
"Mereka menganggap saya dewa atau memiliki kekuatan khusus. Saya tidak masalah dengan perhatian ini, karena saya tahu kondisi saya berbeda," terang Raihan.
3 komentar
Click here for komentarmohon berita tentang muhammad raihan diatas bisa dihapus atau diklarifikasi.... terima kasih
Replyhttp://kaltim.tribunnews.com/2016/04/18/raihan-bukan-titisan-dewa-bukan-jelmaan-hanoman-tapi-bocah-yang-ingin-jadi-ustaz?page=3
mohon berita tentang muhammad raihan diatas bisa dihapus atau diklarifikasi.... terima kasih
Replyhttp://kaltim.tribunnews.com/2016/04/18/raihan-bukan-titisan-dewa-bukan-jelmaan-hanoman-tapi-bocah-yang-ingin-jadi-ustaz?page=3
Ini admin nya kemana ya? Mohon hapus berita ini SEGERA...!
ReplyConversionConversion EmoticonEmoticon